Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program studi Pendidikan Matematika terdiri dari aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus.  Adapaun setiap aspek diuraikan sebagai berikut:

Aspek Sikap

  1. Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasar kan agama, moral, dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;

Aspek Pengetahuan

  1. Menguasaikonsep teoretis matematika yang meliputi konsep bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, statistik dan peluang, trigonometri, dan kalkulus;
  2. Menguasaikonsep matematika yang diperlukan untuk studi kejenjang berikutnya meliputi konsep: kalkulus lanjut, analisis struktur bilangan dan aljabar, geometri lanjut, statistik lanjut, dan matematika terapan;
  3. Menguasaiprinsip-prinsip komunikasi dalam mengembangkan argumentasi dan koherensi serta memiliki wawasan yang luas;
  4. Menguasaikonsep teoretis pedagogi matematika (pedagogical content knowledge in mathematics) secara mendalam minimal mencakup perencanaan pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum berbasis pada pengalaman (experiential learning) dan pembelajaran mandiri (self-regulated learning) yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran bidang studi, tujuan pembelajaran, dan karakteristik siswa sebagai sarana pencapaian tujuan pembelajaran secara utuh;
  5. Menguasaikonsep teoretis psikologi pendidikan dan perkembangan peserta didik yang meliputi aspek fisik, intelektual, sosialemosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial budaya secara umum;
  6. Menguasai konsep teoretis secara umum, prinsip, metode, dan teknik:
  7. analisis, adaptasi dan pengembangan materi dan media pembelajaran,
  8. pengelolaan kelas,
  9. pendampingan peserta didik,
  10. praktik reflektif (reflective practice), dan
  11. penelitian pendidikan;
  12. Menguasaikonsep teoretis pendidikan inklusi, pendidikan dan pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ortopedagogik dan ortodidaktik), meliputi: pendidikan anak berkesulitan belajar, pendidikan anak dengan hambatan penglihatan, pendidikan anak dengan hambatan pendengaran, pendidikan anak dengan hambatan fisik dan motorik, dan pendidikan anak dengan hambatan intelektual secara umum;
  13. Menguasaiprinsip dan teknik penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di dalam pembelajaran matematika; dan
  14. Menguasaipengetahuan faktual tentang peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku; serta
  15. Menguasai konsep integritas akademik secara umum dan konsep plagiarisme secara khusus, dalam hal jenis plagiarisme, konsekuensi pelanggaran dan upaya pencegahannya.

Aspek Keterampilan Umum

  1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur..
  3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi dan menggunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
  4. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian dalam bentuk skripsi dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data.
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat, baik di dalam maupun di luar lembaga.
  7. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
  10. Mampu beradaptasi, bekerja sama, berkreasi, berkontribusi, dan berinovasi dalam menerapkan ilmu pengetahuan pada kehidupan bermasyarakat serta mampu berperan sebagai warga dunia yang berwawasan global;
  11. Mampu menegakkan integritas akademik secara umum dan mencegah terjadinya praktik plagiarisme;

 Aspek Keterampilan Khusus

  1. Mampu memanfaatkan keilmuan matematika dalam kehidupan sehari-hari
  2. Mampu merancang dan mengimplementasikan ide promotif berbasis keilmuan matematika yang secara positif mendukung upaya pelestarian sumber daya alam dan lingkungan kepada masyarakat umum atau pemangku kepentingan khusus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media komunikasi yang relevan;
  3. Mampu melakukan edukasi terkait dengan penerapan keilmuan matematika kepada pemangku kepentingan yang relevan secara efektif dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media komunikasi yang relevan, dengan proses, output, dan outcomes yang sesuai dengan standar pendidikan yang berlaku;
  4. Mampu mengkritik penerapan kebijakan di bidang pendidikan matematika dan dituangkan dalam kertas kerja ilmiah;
  5. Mampu menghasilkan lulusan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang menguasai pengetahuan matematika dan memiliki keterampilan mengaplikasikan pengetahuan matematika dalam hidup sehari-hari sesuai dengan standar kompetensi lulusan sekolah yang berlaku;
  6. Mampu menghasilkan lulusan sekolah menengah atas yang menguasai pengetahuan matematika dan memiliki keterampilan mengaplikasikan pengetahuan matematika dalam hidup sehari-hari setara dengan kualifikasi level 2 KKNI dan sesuai dengan standar kompetensi lulusan sekolah yang berlaku;
  7. Mampu menyusun perangkat pembelajaran matematika yang sesuai dengan kebutuhan pengguna (sekolah menengah dan masyarakat umum) secara mandiri dengan menggunakan:
    • pendekatan saintifik;
    • prinsip desain instruksional;
    • analisis materi subjek;
    • potensi sumber daya di lingkungan setempat;
    • teknologi yang relevan.
  8. Mampu menganalisis masalah, menemukan sumber masalah, mengusulkan berbagai alternatif solusi, dan menyelesaikan masalah dalam proses pembelajaran matematika;
  9. Mampu meningkatkan kualitas, efektivitas, dan efisiensi perangkat pembelajaran matematika secara mandiri dengan menggunakan kaidah keilmuan dan prinsip-prinsip inovasi;
  10. Mampu mempromosikan pentingnya pembelajaran matematika bagi siswa, orang tua siswa, maupun masyarakat umum dengan menggunakan media komunikasi konvensional maupun mutakhir yang efektif dan relevan;
  11. Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogi untuk memfasilitasi pengembangan karakter, identifikasi dan pengembangan potensi diri siswa sebagai pembelajar mandiri (self-regulated learner);
  12. Mampu melaksanakan pembelajaran matematika di sekolah menengah dengan pendekatan saintifik sesuai dengan karakteristik bahan kajian dan karakteristik siswa agar mengembangkan kean berfikir dan sikap ilmiah;
  13. Mampu merencanakan dan mengelola sumber daya dalam penyelenggaraan kelas dan penggunaan laboratorium untuk pembelajaran matematika;
  14. Mampu menganalisis ketepatan, mengadaptasi, dan menggunakan sumber belajar dan media pembelajaran (non-elektronik, elektronik, dan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi) yang sesuai dengan karakteristik dan tujuan pembelajaran matematika, serta karakteristik siswa sebagai sarana pencapaian tujuan pembelajaran secara utuh;
  15. Mampu melaksanakan kegiatan penilaian proses dan hasil belajar yang sahih, andal, objektif, dan praktis (sesuai dengan karakteristik pembelajaran matematika), yang meliputi:
    • penentuan aspek-aspek proses dan hasil belajar (kognitif, afektif, dan psikomotorik) yang penting untuk dinilai dan dievaluasi;
    • penentuan prosedur sesuai dengan tujuan penilaian dan evaluasi;
    • pengembangan strategi, teknik, dan instrumen penilaian dan evaluasi;
    • pelaksanaan evaluasi sesuai prosedur, strategi, teknik, dan instrumen yang ditentukan;
    • pelaksanaan proses moderasi penilaian;
    • analisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan;
    • pengadministrasian penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan;
  16. Mampu menyelesaikan masalah peserta didik dan/atau masalah pembelajaran matematika melalui:
    • analisis reflektif terhadap pembelajaran (pengamatan dan umpan balik dari peserta didik, orang tua peserta didik, dan guru sejawat);
    • pendampingan peserta didik dengan mempertimbangkan aspek sosio-kultural, serta bekerja sama dengan pihakpihak yang berkaitan (orang tua dan teman-teman peserta didik, masyarakat sekitar, dan guru sejawat);
    • ragam penelitian kependidikan sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian pendidikan; dan
  17. Mampu mengidentifikasi potensi peserta didik di tengah kekhususannya dan menyusun rancangan serta melaksanakan pola pengembangan potensi untuk beradaptasi dengan lingkungan sesuai keadaan khusus yang dimiliki melalui intervensi motivasional dan instruksional sebagai bekal untuk hidup mandiri atau merekomendasikan pola pendidikan untuk anak dengan kebutuhan belajar khusus (exceptional learning need) untuk mendapatkan pendidikan yang layak sesuai dengan keadaan khusus yang dimiliki.